Pembuatan Bahan Acuan Sekunder Untuk Analisis Eetanoldan Air di Dalam Bioetanol dan Biogasolin

Tahun : 2012

Dipa : Tematik TA 2012

Abstrak : Untuk menjamin bahwa kualitas bioetanol maupun Biogasolin sebagai bahan bakar yang beredar dipasaran telah memenuhi persyaratan,diperlukan data hasil analisis yang valid(dapat dipercaya ). Data hasil analisis yang valid diperoleh apabila data tersebut tertelusur ke standar nasional ataupun standar internasional dalam hal ini melalui penggunaan bahan acuan yang tertelusur ke standard tersebut. Laboratorium penguji untuk analisis bioetanol di Indonesia pada saat ini masih menggunakan bahan acuan dari luar negeri bahkan masih banyak yang belum menggunakan bahan acuan, sehingga perlu dibuat bahan acuan di Indonesia. Pada penellitian ini telah dibuat bahan acuan untuk pengendalian mutu hasil analisis bioetanol dan Biogasolin pada parameter analisis air dan etanol ( karena parameter ini merupakan parameter yang paling penting dalam persyaratannya). Bahan acuan dibuat dengan menggunakan metode gravimetri dengan kandungan etanol dan air sesuai dengan konsentrasi yang disyaratkan. Metode analisis air yang digunakan adalah metode Karl Fischer dan etanol dilakukan dengan metode gas kromatografi, Untuk pengecekan nilai acuan digunakan bahan acuan primer ( SRM ) dari NIST – USA. Pada kegiatan tahun 2013 ini bahan acuan yang telah dibuat akan digunakan sebagai sampel uji banding antar laboratorium penguji etanol dan air dlm bioetanol .Dari hasil uji banding ini dapat diperoleh data laboratorium yang baik sebagai laboratorium penguji etanol dan air serta dapat menyebarkan bahan acuan yang telah dibuat untuk dapat digunakan oleh laboratorium pengujian bioetnol dan biogasolin . untuk pengendalian kualitas hasil ujinya.

 

Kata kunci : Bioetanol , Biogasolin, Bahan Acuan , Ketertelusuran 

Anggota Penelitian :

1. Eka Mardika Handayani
2. Fransiska Sri Herwahyu Krismastuti
3. Harry Budiman
4. Sujarwo
5. Yosi Aristiawan
ZONA INTEGRITAS