STUDI FARMAKOKINETIKA SEDIAAN BERBASIS EKSTRAK DAUN SUKUN (Artocarpus altilis), PEGAGAN (Centella asiatica) dan DLINGO (Acorus calamus)

Tahun : 2012

Dipa : Tematik TA 2012

Abstrak : Kekayaan alam Indonesia merupakan sumber unsur/molekul/senyawa kimia yang melimpah yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat/bahan baku obat. Penelitian intensif untuk mengeksplorasi kekayaan alam tersebut akan mendukung kemandirian nasional akan kebutuhan obat dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Kerjasama riset antara LIPI dengan Zhejiang University merupakan salah satu upaya untuk memvalorisasi kekayaan hayati yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman obat, menjadi produk farmasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kerjasama riset ini difokuskan pada 3 jenis penyakit yaitu kardiovaskular, hepatitis dan diabetes. Pada tahap pertama (2004-2007) telah terseleksi tanaman Artocarpus altilis untuk penyakit kardiovaskular, Centella asiatica untuk penyakit hepatitis dan Accorus calamus untuk penyakit diabetes. Uji in vivo dan in vitro terhadap ekstrak tanaman tersebut telah menunjukkan hasil yang sangat baik. Kerjasama penelitian antara LIPI dengan Zhejiang University tahap kedua yang akan berjalan difokuskan untuk melanjutkan hasil-hasil yang telah dicapai pada tahap pertama untuk mencapai tujuan akhir yaitu diperolehnya produk fitofarmaka. disamping perluasan eksplorasi tanaman obat potensial lainnya. Pengembangan fitofarmaka mensyaratkan dilakukannya uji klinis terhadap ekstrak aktif tanaman terseleksi. Untuk itu diperlukan data-data pendukung seperti toksisitas sub kronis, indikasi utama penggunaan ekstrak tersebut, serta uji farmakokinetik terhadap ekstrak untuk dapat diketahui ketersediaan hayati ekstrak dalam darah serta diperolehnya data-data T1/2, T90, dan AUC (Area under curve). Proposal ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu bagian pertama, yang meliputi studi farmakokinetika ekstrak aktif tanaman Artocarpus altilis, Centella asiatica, Accorus calamus, untuk melengkapi data-data untuk uji klinis. Bagian kedua yaitu eksplorasi tanaman obat potensial lainnya sebagai hepatoprotektor. Beberapa tanaman yang potensial antara lain Selaginella doederleinii, Kleinhopvia serrata, Phaleria macrocarpa, Elaecarpus grandiflora, Cola acuminate, Agathis dammara, Michelia alba, Mangifera kemanga, Canangium odoratum, Canarium commune, Gabcinia mangostana, Maniltoa grandiflora, Alstonia macrophylla, Sindora javanica Kata Kunci: Artocarpus altilis, Centella asiatica, Accorus calamus, Fitofarmaka, farmakokinetik,bioavaibilitas, tanaman obat Indonesia, hepatoprotektor

Anggota Penelitian :

1. Euis Filailla
2. Ika Gadis Kartika
3. Marissa Angelina
4. Puspa Dewi Narrij Lotulung
ZONA INTEGRITAS