Pengembangan Material Biokomposit Lignin Dengan Poliasam Laktat (PLA) dari Hasil Samping Produksi Bioethanol Generasi 2 Sebagai Kemasan Polybag Pertanian

Tahun : 2015

Dipa : Tematik TA 2015

Abstrak : Lignin merupakan produk samping dari proses pretreatment pada produksi bioetanol berbasis lignoseluosa. Recovery dari produk lignin ini belum termanfaatkan secara maksimal, maka dalam hal ini tentu perlu adanya suatu upaya untuk memanfaatkan lignin tersebut sebagai produk yang mempunyai nilai ekonomis. Lignin sebagai polimer alam yang murah dan memiliki keunggulan sifat mekanik dapat dimanfaatan sebagai bahan film biodegradable dengan kekuatan mekanis yang prima dalam proses blending antara lignin terecovery dengan polimer lainnya pada kondisi operasi yang optimal. Karakteristik dari lignin tersebut akan meningkat apabila dikompositkan dengan matrik polimer lainnya. Pada umumnya komposit polimer di lakukan dengan menggunakan matrik polimer dari turunan minyak bumi misalnya polietilen glikol atau polipropilen glikol. Namun demikian matrik polimer tersebut bersifat tidak dapat terdegradasi sehingga akan mengurangi kemampuan lignin sebagai polimer alam yang dapat terdegradasi. Kemajuan teknologi dewasa ini telah menghasilkan berbagai produk polimer sintetis yang berbasis petroleum refinery dengan mudah digantikan oleh biopolimer (polimer dari bahan nabati). Penelitian ini di desain untuk menghasilkan produk biokomposit polimer dari lignin dengan poliasam laktat (PLA). Poli asam laktat merupakan keluarga aliphatic polyesters yang biasanya dibuat dari alfa asam hidroksi yang ditambahkan asam poliglicolat atau polimandelat. Poli asam laktat memiliki sifat tahan panas, kuat, & merupakan polimer yang elastic. Polimer Poli asam laktat dapat terurai di tanah baik dalam kondisi aerob ataupun anaerob dalam kurun waktu enam bulan sampai lima tahun. Poli asam laktat, menggabungkan sifat terbaik dari bahan alami dan bahan buatan. Karena bahan ini dibuat dari gula tumbuhan, maka bahan ini menggunakan sumber yang dapat diperbaharui dan dapat diuraikan kembali sepenuhnya. Selain itu, bahan ini juga mempunyai sifat-sifat yang sama dengan plastik biasa yang terbuat dari hidrokarbon, yaitu kuat, lentur dan murah harganya. Biokomposit polimer dari lignin dengan poliasam laktat ini nantinya dapat di gunakan sebagai kemasan polybag (media tanam) untuk pertanian bibit benih. Dimana nantinya kemasan media tanam ini dapat di gunakan secara langsung dalam proses pemindahan bibit dari kemasan polybag ke tanah lahan pertanian karena sifat dari biokomposit ini sendiri yang dapat terdegradasi. Untuk kedepannya hasil penelitian ini di harapkan dapat bersumbangsih ikut untuk mengantisipasi fluktuasi ketersediaan, harga, serta keterbatasan cadangan minyak yang mulai mengancam industri petrokimia dan tentu saja menhasilkan suatu produk ekonomis biokomposit polimer dari hasil samping produksi bioetanol dari biomassa yang ramah lingkungan.

Anggota Penelitian :

1. Yenni Apriliany Devy
2. Witta Kartika Restu
3. Teuku Beuna Bardant
4. Savitri
ZONA INTEGRITAS