Pengembangan Adsorben Pada Proses Pemurnian Sistem Etanol – Air Berbasis Polimer

Tahun : 2015

Dipa : Unggulan

Abstrak : Sesuai dengan Perpres no. 5 tahun 2006 tentang kebijakan energi nasional, disebutkan bahwa pada tahun 2025 energi primer mix terutama untuk biofuel menjadi lebih dari 5 persen. Saat ini Pusat Penelitian Kimia – LIPI sedang mengembangkan energi alternative berbasis lignoselulosa untuk menghasilkan bioetanol. Proses pembuatan bioetanol secara garis besar terdiri dari pre-treatment, sakarifikasi, fermentasi, dan pemurnian. Proposal ini diajukan guna membantu pemecahan masalah yang terjadi pada proses pemurnian. Adapun permasalahan yang terjadi pada proses pemurnian system etanol – air adalah hasil pemurnian etanol secara konvensional hanya menghasilkan kemurnian maksimal 80 – 85 persen, hal ini diakibatkan system azeotrop antara etanol – air. Berdasarkan data ASTM D4806 mengenai spesifikasi teknis bioetanol sebagai bahan bakar, disebutkan bahwa kemurnian etanol minimal 92,1 persen. Sehingga diperlukan suatu “pengganggu” terhadap system azeotrop etanol – air tersebut. Pada penelitian ini diusulkan adsorben berbasis polivinil alcohol sebagai “pengganggu” system azeotrop etanol – air.
Hasil sementara kegiatan 2014, dilaporkan telah dihasilkan contoh produk awal adsorben berbasis polimer. Material adsorben tersebut dilakukan uji awal terhadap proses pemurnian bioetanol. Berdasarkan uji gas kromatografi pada produk distilat hasil pemurnian didapatkan kemurnian etanol yang dihasilkan adalah 100 persen.

Anggota Penelitian :

1. Hadidjah
2. Dadi Ramdani
3. Robert Ronal Widjaya
4. Suardi Jaya
5. Yenny Meliana
ZONA INTEGRITAS