Pengembangan Metode Pengujian Logam Berat pada Kosentrasi Rendah di Sampel Biota Laut

Tahun : 2016

Dipa : mandiri

Abstrak : Logam berat seperti arsen, selenium, dan merkuri sangat berbahaya terhadap kesehatan manusia. Sumber protein yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia umumnya berasal dari produk laut yang ditangkap di perairan Jakarta. Metoda pengujian logam berat yang umum digunakan di laboratorium pada saat ini adalah metoda AAS dan elektrokimia. Konsentrasi cemaran logam berat di dalam sampel biotal laut sangat rendah, sehingga memerlukan teknik pengujian khusus sehingga mampu mengukur konsentrasi pada rentang tersebut Pengujian dengan AAS mempunyai beberapa kekurangan, antara lain teknik preparasi sampel yang cukup rumit, dan limit kuantitasi yang tinggi (60 ppb). Pada pengujian dengan elektrokimia, preparasi sampel tidak terlalu rumit, dan limit kuantitasi dapat lebih rendah dari metoda AAS. Penelitian ini membandingkan dua metoda pengujian logam berat dengan menggunakan pengukuran AAS dan elektrokimia. Kedua metoda divalidasi dengan menggunakan CRM. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan pada metoda pengujian logam berat pada konsentrasi rendah (runut).

Anggota Penelitian :

1. Evita Boes
ZONA INTEGRITAS