PENELITIAN PENGUASAAN TEKNOLOGI MATERIAL KIMIA DAN BAHAN BAKU OBAT BERBASIS HERBAL, MIKROBA DAN BIOTA LAUT

Tahun : 2017

Dipa : Penguatan Kompetensi

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian utama baik di Negara maju maupun Negara berkembang, termasuk Indonesia. Disamping itu obat antimalaria yang ada sudah banyak resisten. Dengan demikian perlu dilakukan penelitian untuk menghasilkan obat baru sebagai antimalaria dan antikanker.
Alkaloid sinkona adalah suatu alkaloid yang dapat diisolasi dari batang tanaman Cinchona dan Rubiaceous genera. Alkaloid sinkona yang terdiri dari kuinin, kuinidin, sinkonin, dan sinkonidin telah lama diketahui memiliki aktivitas sebagai agen antimalaria.selain sebagai agen antimalaria, turunan alkaloid sinkona dalam bentuk ester asam lemak dan ferrocene juga diketahui memiliki aktivitas sebagai antikanker. Beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa senyawa turunan senyawa alkaloid sinkona memiliki potensi sebagai inhibitor sel kanker. Disamping itu ternyata obat antimalaria lainnya seperti artemisinin juga ternyata mempunyai aktivitas sebagai antikanker. Sinkonin sebagai hasil samping produksi kuinin, yang merupakan obat antimalarial Indonesia, namun sudah resisten. Untuk itu perlu dikembangkan turunan lainnya sebagai obat baru sebagai antimalaria maupun sebagai antiknker sebagai turunan ester, eter dan oksim.
Untuk sintesis sinkonidin dari sinkonin melalui dua tahap reaksi oksidasi dan reduksi. Untuk itu diperlukan penelitian dan pengembangan yang lebih fokus baik dalam sintesis maupun dalam pengujian aktivitasnya. Untuk mencapai keberhasilan tujuan ini didukung dengan fasilitas laboratorium sintesis, instrument analisa (FT-NMR, LC-MS), pengujian bioaktivitas serta kerjasama dengan PT. Sinkona Indonesia Lestari (SIL) dan Lembaga Biologi Molekular (LBM) Eijkman

Anggota Penelitian :

Penelitian Lainnya

ZONA INTEGRITAS