PENELITIAN TEKNOLOGI PRODUKSI BAHAN BAKAR NABATI BERBASIS BIOMASSA

Tahun : 2017

Dipa : Penguatan Kompetensi

Program penelitian ini bermaksud memanfaatkan limbah lignoselulosa (biomassa) sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar cair (bioetanol). Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan penelitian sumber energi yang berkesinambungan dan produksinya, meningkatkan nilai bahan alam dari industri pertanian/perkebunan, serta mengurangi beban lingkungan dan berkontribusi pada usaha-usaha pengurangan sumber-sumber yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Aktifitas utama dari kegiatan ini meliputi penelitian energi berkesinambungan berbasis pada bahan alam Indonesia dan produksi biogasoline melalui teknologi bersih berbasis lignoselulosa dari biomasa non-pangan.
Pusat Penelitia Kimia – LIPI telah membangun sebuah pilot plant produksi bioetanol dari bahan lignoselulosa berkapasitas 10 L/hari dengan kemurnian > 99,5 persen. Beberapa kegiatan telah dilakukan pada tahun 2011–2013, dari penyiapan fasilitas dan utilitas untuk pilot plant, installing dan uji coba nya, hingga uji coba produksi bioetanol untuk beberapa kali dalam setahun. Selain itu, pada tahun 2011 lalu telah dilakukan penelitian pretreatment secara fisik, kimia dan biologi terhadap limbah perkebunan Kelapa Sawit, yaitu Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dan Pelepah Pohon Kelapa Sawit. Selain itu juga dilakukan studi awal proses sakarifikasi dan fermentasi menggunakan beberapa enzim dan yeast, baik impor maupun lokal. Pada tahun 2012 telah dilakukan penelitian lanjutan sakarifikasi selulosa hasil pretreatment sesuai dengan teknologi yang dihasilkan pada tahun 2011 dilanjutkan dengan fermentasinya. Dilakukan pula kajian formulasi dan pengembangan enzim/mikroba lokal untuk sakarifikasi/fermentasi tersebut. Penelitian tentang katalis untuk sakarifikasi juga telah dilakukan pada tahun ini dan teknologi pemurnian/dehidrasi produk alkohol hasil fermentasi. Desain alat pengering sebagai bagian dari proses pretreatment telah dihasilkan dan beberapa publikasi telah dilaksanakan baik nasional maupun internasional. Sedangkan, pada tahun 2013 lalu telah dilakukan produksi bioetanol menggunakan pilot plant yang menghasilkan bioetanol sekitar 150 L/ton TKKS. Efisiensi tiap tahap proses pada pilot plant cukup tinggi, yaitu sekitar 85–99 persen. Telah dilakukan pula uji coba bioetanol pada mesin kendaraan pada keadaan statis hingga campuran bioetanol 25 persen dengan premium tanpa penurunan torsi dan daya mesin. Pada tahun 2014 telah dilakukan konversi etanol menjadi biogasolin menggunakan katalis asam padat dan dehidrasi etanol dengan zeolit alam. Selain itu telah dilakukan studi LCA (Life Cycle Assesment) dan perhitungan awal tekno-ekonomi.
Pada tahun 2015 ini direncanakan untuk melakukan kegiatan pretreatment pelepah kelapa sawit pada pilot plant.

Anggota Penelitian :

Penelitian Lainnya

ZONA INTEGRITAS