Berita

Tingkatkan Kompetensi Personil, P2 Kimia Selenggarakan Workshop on Fundamental of Gas Chromatography–Mass Spectrometry


Administrator, 02 Agustus 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] Pada tanggal 1-2 Agustus 2018, Pusat Penelitian Kimia LIPI (P2 Kimia) menyelenggarakan Workshop on Fundamental of Gass Chromatography – Mass Spectrometry (GC-MS). Workshop yang memadukan antara penyampaian teori dan demonstrasi alat ini merupakan salah satu bagian dari program Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Bioetanol Generasi ke-2. Peserta yang hadir tidak hanya dari internal P2 Kimia, tetapi juga dari eksternal P2 Kimia.

Workshop ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi civitas P2 Kimia atas instrumentasi GC-MS, dan juga untuk pihak di luar civitas P2 Kimia. Instrumentasi GC-MS sendiri adalah salah satu instrumentasi milik P2 Kimia dengan pengguna layanan yang cukup banyak. Sebagai informasi, seluruh instrumentasi milik P2 Kimia, termasuk GC-MS dapat terbuka pemanfaatannya untuk pihak di luar P2 Kimia.

Workshop dibuka oleh Kepala P2 Kimia, Dr. Agus Haryono. Beliau menyambut baik diadakannya workshop ini, dan juga berharap pengetahuan para peserta akan instrumen GC-MS akan semakin bertambah setelah menghadiri workshop ini.

“Dengan bertambahnya pengetahuan tentang alat ini, harapan P2 Kimia adalah semakin banyak pihak yang dapat melakukan analisa memakai instrumen GC-MS dan mendapatkan manfaat dari alat ini”, tambah Dr. Agus Haryono.

Keseluruhan materi workshop dua hari ini disampaikan oleh Andreas, M.Si. Andreas adalah salah satu peneliti di P2 Kimia, sekaligus Manajer Teknis Lab GC di P2 Kimia, yang sudah sangat berpengalaman menggunakan GC-MS dalam penelitiannya. Peserta diberikan materi tentang dasar dan prinsip analisa menggunakan GC-MS

GC-MS adalah salah satu alat analisa yang merupakan kombinasi dari dua instrumen, yaitu gass chromatography (GC) dan mass spectrometry (MS). Cara kerjanya secara umum, sampel mula-mula dipisahkan oleh komponen GC, kemudian sampel yang sudah dipisahkan dideteksi oleh komponen MS. Masing-masing komponen memiliki keunggulan, sehingga kombinasi keduanya menghasilkan hasil analisa yang lebih lengkap dengan sensitivitas yang juga meningkat. Contoh penggunaan GC-MS adalah dalam analisa narkoba, doping, serta screening kelainan metabolisme. Selain itu kombinasi penggunaan GC-MS dengan instrumen lain seringkali digunakan untuk menentukan struktur senyawa kimia yang belum diketahui. <AR/p2k>

ZONA INTEGRITAS