: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Supervisi Kedua, Tim Ristekdikti Apresiasi Sejumlah Kemajuan PUI Bioetanol Generasi Kedua di P2 Kimia - LIPI


Administrator, 30 Oktober 2019

Serpong, Humas LIPI. Pada Rabu, (30/10/2019) Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Kimia - LIPI) menerima kunjungan kedua kalinya dari tim supervisi kegiatan Pusat Unggulan Iptek (PUI) di Ruang Rapat lantai 2, P2 Kimia - LIPI, Puspiptek, Serpong. Tim supervisor yang bertugas sebagai reviewer sebanyak tiga orang, yakni Paulus Tjakrawan dari Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Tiara Elgi Fienda, dan Mely Maulidiani dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Acara supervisi dimulai dengan sambutan R. Arthur Ario Lelono selaku Plt. Kepala P2 Kimia - LIPI.

“Selamat datang di Pusat Penelitian Kimia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia kepada Bapak dan Ibu supervisor. Kegiatan supervisi ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian kegiatan PUI di tahun terakhir,” kata Arthur. “Kami selaku pihak manajemen sangat mengharapkan saran dari para supervisor untuk perbaikan dan kemajuan kegiatan PUI di tahun mendatang,” imbuhnya.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Tiara dari Kemenristekdikti, serta paparan laporan dari Koordinator PUI Generasi Kedua 2019, Arief A.R. Setiawan terkait capaian kegiatan PUI Bioetanol G2 pada tahun 2019.

“Pada tahun 2019 ini, sejumlah kegiatan dan kemajuan telah dilakukan tim PUI, mulai dari Sourcing and Adsorbsing Capacity, R&D Capacity dan Disseminating Capacity, “ terang Arief.

Arief kemudian memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh tim, seperti asesmen akreditasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP), pelatihan pengembangan kompetisi SDM, pengembangan sistem informasi dan database litbang, penelitian bioetanol skala pilot plant, science show, sosialisasi media massa, dan kerja sama penelitian.

“Sejumlah kerja sama nasional dan internasional juga tengah dibangun, baik dengan lembaga riset, universitas, PUI lain, pemerintah daerah dan industri, “ lanjutnya.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan masukan dari supervisor. Dalam sesi diskusi, Paulus menegaskan pentingnya peran energi terbarukan seperti bioetanol.

“Indonesia pada tahun terakhir memiliki tantangan dalam mempercepat penerapan penggunaan bioenergi, khususnya bioetanol di Indonesia. Pilot plant yang sudah dimiliki oleh Pusat Penelitian Kimia memiliki kapasitas produksi sebanyak 10 liter per hari sebaiknya diperkenalkan kepada lembaga-lembaga lain yang ada di kementerian, sehingga semua hambatan dan permasalahan tentang harga jual dari bioetanol dapat diambil kebijakannya.” terang Paulus. Selanjutnya, Paulus juga menekankan pentingnya produksi bioetanol didorong ke arah produksi komersial.

Di sisi lain, tim Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) juga menyoroti terkait beberapa indikator capaian yang masih bisa ditingkatkan.

“Dalam capaian keberhasilan dari kegiatan PUI terdapat 27 indikator wajib yang harus dipenuhi, dalam hal ini contohnya kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk sertifikasi produk/standardisasi juga perlu tercapai. Self assessment yang sudah dilakukan oleh Tim PUI Bioetanol Generasi 2 sudah bagus, namun bisa dilengkapi dengan menambahkan tabel isian realisasi capaian. Misal kegiatan inisiasi untuk mendapatkan sertifikat standardisasi. Capaian kerjasama non-riset yang bisa dilakukan. Kegiatan dengan Kabupaten Muna dapat dimasukkan dalam capaian kerjasama non-riset, bimbingan/konsultasi mahasiswa.” papar Tiara.

Di akhir sesi diskusi, tim PUI Bioetano Generasi Kedua mengapresiasi secara positif kunjungan dan masukan tim supervisi.

“Dalam tiga tahun terakhir juga setelah PUI Bioetanol ditetapkan oleh Ristekdikti tahun lalu, bantuan teknis dan non teknis dari Ristekdikti secara signifikan mampu membuat penelitian bioetanol generasi kedua terus berjalan, “ terang Prof. Dr. Yanni Sudiyani, peneliti bioetanol sekaligus koordinator PUI Bioetanol Generasi Kedua Tahun 2017. “Kami sangat berterimakasih atas dukungannya selama ini dan berharap kerjasama yang sangat baik dapat terus dilanjutkan di masa datang, “ imbuhnya.

Kegiatan supervisi ini terlaksana dengan baik dan diakhiri dengan penandatangan berita acara hasil kegiatan supervisi ini. (har/ ed. adl)

ZONA INTEGRITAS