Berita

Reviewer: PUI Bioetanol G-2 Selangkah Lebih Maju


Administrator, 03 Agustus 2017

[Berita P2 Kimia, Serpong] Ditunjuk sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Bioetanol Generasi Kedua oleh Kemenristekdikti menjadi tantangan tersendiri bagi Pusat Penelitian Kimia (P2K) untuk terus berkiprah di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Berbagai upaya pengembangan terus dilakukan guna meningkatkan performa P2K sebagai rujukan institusi penelitian di Indonesia.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui monitoring-evaluasi eksternal (monev).

Kegiatan monev diadakan hari Selasa (1/8). Tim monev terdiri dari Mely Maulidiani (Kemenristekdikti) dan dua pakar reviewer yaitu Prof. Dr. Bambang Prasetya (Badan Standardisasi Nasional) dan Prof. Dr. Misri Ghozan (Universitas Indonesia). Acara monev dibuka oleh Prof. Dr. M. Hanafi dari P2K dilanjutkan dengan presentasi laporan capaian kegiatan oleh Prof. Dr. Yanni Sudiyani.

“Kegiatan ini sangat penting guna merealisasikan desain kegiatan ke arah yang lebih baik lagi sehingga tujuan akhir sebagai status PUI Bioetanol G-2 dapat tercapai” papar Prof. Dr. M. Hanafi. Secara keseluruhan para reviewer tampak memahami semua kegiatan yang telah dipaparkan.

“Ada satu masalah penting yang harus diselesaikan oleh P2K dengan mencari pakar-pakar lokal yang mampu memperbaiki peralatan kendali pilot plant”, usul Prof. Dr. Bambang Prasetya di tengah forum diskusi.

Sementara itu Prof. Dr. Misri Ghozan menekankan pada strukturisasi hasil kegiatan yang dilaporkan sehingga akan memudahkan untuk mengevaluasi lebih lanjut.

Respon dan usulan sangat positif ditanggapi sangat baik oleh koordinator tim PUI, Prof Dr. Yanni Sudiyani. Yanni beserta tim akan menindaklanjuti usulan tersebut dengan mencari pakar lokal dan strukturisasi pelaporan capaian. 

Menutup kegiatan Monev, semua peserta kegiatan Monev kemudian berfoto bersama dengan pose khas salam PUI dan dilanjutkan dengan kunjungan ke pilot plant Bioetanol G-2.  Diharapkan, P2K dapat meningkatkan status PUI Bioetanol dari status PUI binaan menjadi status PUI mandiri yang menjadi Research Center for Excellence di Indonesia <FA/ p2kimia>.  

 

ZONA INTEGRITAS