: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Prof. Hanafi dan Tim Raih Grant LIPI-JSPS Jepang Guna Kembangkan Senyawa Antivirus Hepatitis B dari Tanaman Indonesia


Administrator, 14 Maret 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] Salah seorang Profesor Riset di P2 Kimia LIPI, Prof. Dr. Muhammad Hanafi, bersama dengan tim penelitiannya berhasil meraih pendanaan riset bersama dari LIPI dan Japan Society for Promotion of Science (JSPS). Hanafi mendapatkan pendanaan untuk riset berjudul  “Identification and Development of New Antivital Lead Compounds against Hepatitis B from Indonesian Medicinal Plants”. Kegiatan ini merupakan kolaborasi riset bersama antara LIPI dan JSPS untuk tahun anggaran 2018.

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang hati hingga menimbulkan penyakit akut dan kronis. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2017, sebanyak 7,1 persen penduduk Indonesia diduga mengidap penyakit hepatitis B. Hepatitis B merupakan masalah kesehatan dunia, termasuk di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari 680 ribu orang meninggal dunia tiap tahun akibat komplikasi hepatitis B, seperti sirosis dan kanker hati. Saat ini, Indonesia adalah salah satu negara dengan penderita hepatitis terbanyak, di antara 11 negara di Asia Tenggara. (alodokter.com). Sehingga, pengembangan riset untuk mengobati Hepatitis B menjadi sangat penting dilakukan, termasuk oleh para peneliti di Pusat Penelitian Kimia LIPI.

“Terimakasih atas dukungannya semua. Raihan ini merupakan hasil perjalanan yang cukup panjang setelah setahun lebih berjuang melalui berbagai proses, “ ujar profesor riset bidang kimia bahan alam dan farmasi tersebut. Lebih lanjut, Hanafi yang menyelesaikan S3 bidang Kimia Organik di Osaka University ini mengungkapkan berbagai proses yang telah dilalui, seperti penyiapan proposal, penyelesaian perjanjian kerjasama (MoU), penyelesaian perjanjian pengalihan material (MTA- Material Transfer Agreement), pengurusan perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait pengiriman sampel dan pemenuhan persyaratan kode etik riset (eResearch Ethics) dari JSPS.

“Capaian ini sangat membanggakan lembaga kita, “ terang Dr. Agus Haryono, Kepala P2 Kimia LIPI saat memberikan ucapan selamat. “Mudah-mudahan penelitiannya berjalan lancar dan bermanfaat bagi kita semua, “ imbuhnya.

Usai mendapatkan kepastian penerimaan grant, Hanafi bersama dengan tim selanjutnya sudah menyelesaikan persyaratan administrasi terkait kode etik riset dan lain-lain. Direncanakan, riset ini akan berjalan selama 3 tahun.  Pengambilan sampel tanaman telah dilakukan di kawasan PUSPIPTEK dan sedang proses untuk  uji aktivitas nya Graduate School of Health Sciences, di Kobe University dengan Dr. Aoki Chie Utsubo sebagai mitra penanggungjawab di Jepang. Penelitian ini untuk mengungkap potensi tumbuhan Indonesia sebagai calon obat antivirus hepatitis B dan menghasilkan senyawa B.  Diharapkan, keluaran ilmiah berupa paten dan publikasi internasional juga dapat terwujud melalui kerjasama ini. <aars/ p2 kimia>

Keterangan Foto:

Sebelah kiri:  Kunjungan inisiasi kerjasama Dr. Aoki Utsubo Chie (paling kanan) ke Pusat Penelitian Kimia  LIPI  (sumber: dokumen internal)

Sebelah kanan: Peresmian kerjasama JSPS dan LIPI  tahun 2017 (sumber: http://jastip.org/en/result/%E3%80%90jastip-news%E3%80%91-jsps-alumni-association-of-indonesia-inauguration-ceremony)

ZONA INTEGRITAS