Berita

Peserta Raker Pengembangan Pusat Unggulan Iptek 2018 Kemenristekdikti Kunjungi PUI Bioetanol G2 di P2 Kimia


Administrator, 07 Februari 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] Direktorat Lembaga Litbang, Kemenristekdikti menggelar Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2018 di Graha Widya Bhakti PUSPIPTEK Serpong. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut dibuka oleh Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Dr. Patdono Suwignjo pada Selasa (06/02). Raker ini diikuti sekitar 300 orang peserta yang terdiri dari 78 lembaga PUI Litbang dan 24 Lembaga PUI Perguruan Tinggi. Ditambah dengan perwakilan dari instansi induk, yaitu 5 LPNK (BPPT, BATAN, LIPI, LAPAN, dan BMKG), 6 LPK (Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, dan Kementerian LHK), 2 Litbang Badan Usaha  (PT. Riset Perkebunan Nusantara dan Perum Perhutani), serta perwakilan dari BAPPENAS. Dengan mengusung tema Sinergi Untuk Indonesia: Melangkah Bersama Mengembangkan Keunggukan Riset Indonesia.

“Kemenristekdikti menginisiasi penyelenggaraan Rapat Kerja Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2018 yang dimaksudkan untuk memperkuat sinergi pelaksanaan rencana kerja PUI 2018, mencakup kegiatan Sourcing Capacity, R&D Capacity, dan Disseminating Capacity,” ujar Ir. Kemal Prihatman, M.Eng yang merupakan Direktur Lembaga Litbang, Kemenristekdikti selaku Ketua Pelaksanaan Raker Pengembangan PUI 2018 tersebut.

Memasuki acara hari kedua Rabu (07/02), para peserta Raker diberikan kesempatan untuk mengunjungi Pusat Unggulan yang ada di Kawasan PUSPIPTEK. Tidak ketinggalan, P2 Kimia sebagai ‘Pusat Unggulan Iptek Pengembangan Bioetanol Generasi II’ juga menjadi tempat yang dikunjungi oleh para peserta. Sekitar 25 peserta Raker yang berasal dari berbagai institusi disambut oleh Dr. Yenny Meliana, Kabid. Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian P2 Kimia. Hadir dalam acara tersebut Prof. Yanni Sudiyani, pembina PUI Bioetanol Generasi II, Dr. Dieni Mansur, koordinator Keltian Energi dan Biomassa, dan Muryanto, M.T. selaku koordinator PUI di P2 Kimia.

Guna memberikan gambaran PUI Bioetanol Generasi II di P2 Kimia, Prof. Yanni Sudiyani memberikan pemaparannya. Yanni menyampaikan bahwa penelitian terkait pengembangan bioetanol berbasis lignoselulosa telah dilakukan P2 Kimia sejak tahun 2011 silam. “Kami awalnya melakukan penelitian bersama dalam skema kerjasama dengan KOICA. P2 Kimia mendapat hibah pilot plant termasuk instrumen-instrumen pendukung kegiatan laboratorium. Kerjasama dengan KOICA tersebut berlangsung hingga 2013,” papar wanita yang merupakan profesor riset di P2 Kimia itu.

Berikutnya Yanni menyampaikan perkembangan yang sudah diraih oleh PUI Bioetanol Generasi II di P2 Kimia. Setelah sesi pemaparan, para peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan diskusi. Beberapa hal mengemuka dalam sesi diskusi. Diantaranya bagaimana strategi PUI untuk memperoleh national recognition maupun menjadi national reference. Salah satu peserta dari Balai Besar Industri Agro (BBIA) berkenan membagikan pengalamannya. Sesi diskusi hangat tersebut pun harus diakhiri mengingat terbatasnya waktu kunjungan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan pada pagi hingga siang hari itu, para peserta diajak untuk mengunjungi pilot plant bioetanol milik P2 Kimia. Diskusi pun berlanjut di pilot plant bioetanol antara peserta dengan peneliti-peneliti P2 Kimia. Hingga akhirnya panitia meminta kepada seluruh peserta untuk bersiap-siap kembali ke Graha Widya Bhakti PUSPIPTEK guna mengikuti kegiatan berikutnya. Tak lupa, untuk mendokumentasikan kunjungan hari itu dilakukan sesi foto bersama di pilot plant bioetanol P2 Kimia. <sjw/ p2k>

ZONA INTEGRITAS