Berita

Peserta Pendidikan Sekolah Staf Komando TNI Angkatan Laut Kunjungi Pusat Unggulan Iptek Bioetanol G2 di P2 Kimia


Administrator, 09 Agustus 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] Staf TNI Angkatan Laut yang sedang menjalankan pendidikan di Sekolah Staf Komando TNI Angkatan Laut (SESKOAL) mengunjungi Pusat Unggulan Iptek Bioetanol Generasi Kedua di P2 Kimia pada Rabu, (8/8). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengenalkan kegiatan penelitian dan pengembangan, khususnya yang berhubungan dengan pertahanan dan keamanan. Rombongan diterima oleh Kepala Sub Bidang Diseminasi dan Kerjasama P2 Kimia, Sujarwo.

“Kami sangat senang mendapat kunjungan dari rekan-rekan TNI AL. Mudah-mudahan awal silaturahmi ini membuka peluang kerjasama ke depan antara TNI AL dengan P2 Kimia,” ujar Sujarwo saat menyambut rombongan TNI AL.

Guna mengenalkan P2 Kimia, para peserta kunjungan dipersilakan untuk melihat video profil P2 Kimia. Para peserta menyimak dengan seksama tayangan yang memberikan gambaran singkat terkait aktivitas penelitian dan capaian dari P2 Kimia. Salah satu yang menjadi konsen adalah pengembangan bioetanol dari limbah biomassa. Selain itu, juga ditampilkan penelitian-penelitian terkait pengembangan cat anti korosi yang berpotensi untuk diaplikasikan di kapan laut.

“Satuan kerja kami memiliki beberapa kegiatan penelitian yang barangkali berkaitan dengan TNI. Salah satunya adalah pengembangan cat anti korosi. Saat ini, P2 Kimia bekerjasama dengan salah satu perusahaan swasta di Bogor tengah mengembangkan material sebagai bahan cat anti korosi yang nantinya akan diaplikasikan salah satunya untuk kapal laut,” ungkap Sujarwo lebih lanjut.

Kemudian rombongan peserta dipersilakan untuk mengunjungi Pilot Plant Bioetanol Generasi Kedua milik P2 Kimia. Yan Irawan selaku penanggung jawab pilot plant memberikan pemaparan kepada seluruh peserta yang sebagaian besar diantaranya berpangkat Mayor. Yan menjelaskan proses kerja dari pilot plant yang dapat mengubah limbah biomassa menjadi etanol.

“Kami saat ini sedang melakukan uji coba produksi bioetanol dari limbah tandan kosong sawit sebagai bahan bakunya. Kita tahu bahwa Indonesia sangat kaya akan limbah biomassa khususnya yang berasal dari perkebunan sawit,” terang Yan Irawan.

“Pilot plant yang kami miliki ini memiliki kapasitas produksi 10 liter per hari. Kapasitas ini tentunya hanya dalam skala pilot. Kami bekerjasama dengan perusahaan BUMN, sedang melakukan uji coba untuk mencari kondisi terbaik dari setiap proses. Tentunya dalam rangka meningkatkan nilai keekonomian dari proses produksi bioetanol berbahan baku limbah biomassa,” Yan menjelaskan lebih lanjut tentang kegiatan yang sedang dia dan tim lakukan.

Selain mengunjungi pilot plant bioetanol, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengunjungi fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki P2 Kimia. Beberapa laboratorium yang dikunjungi yaitu Laboratorium GC-MS, Laboratorium Liquid Chromatography, dan Laboratorium Karekterisasi Material. Rohmana Taufik, staf Bidang Pengelolaan dan Diseminasi Hasil Penelitian P2 Kimia berkesempatan untuk memandu rangkain acara hari itu. Setelah dirasa mencukupi, seluruh peserta berpamitan untuk kembali ke SESKOAL. Kunjungan hari tersebut pun berakhir. <sjw, p2k>

ZONA INTEGRITAS