: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Maaf Lahir Batin di Masa Pandemi P2 Kimia LIPI


Administrator, 29 Mei 2020

Serpong, Humas LIPI. Lebaran telah usai, namun pandemi COVID-19 belum juga usai. Oleh karenanya, pada Jumat (29/5), Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2 Kimia LIPI) mengadakan pertemuan virtual melalui fasilitas Zoom. Bertindak sebagai pemandu acara, Akhmad Darmawan, PME P2 Kimia.

Mengawali acara, Adid Adep Dwiatmoko membacakan seuntai doa. “Kami berharap agar Allah mengampuni dosa-dosa dan juga berharap maaf dari rekan-rekan sekalian, baik sengaja atau tidak disengaja,” doanya. “Semoga Allah mengangkat musibah di negeri Indonesia dan negeri-negeri lainnya,” tambahnya. “Serta memberikan kemudahan bagi rekan-rekan yang bertugas, serta memudahkan urusan para pemimpin dan rakyat semuanya,” pintanya.

Acara dilanjutkan oleh Yenny Meliana selaku Kepala P2 Kimia LIPI, menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri. “Setelah kurang lebih 2,5 bulan WFH (wrk from home), dalam nuansa Idul Fitri ini, saya mengucapkan mohon maaf lahir batin, semoga pandemi segera berlalu,” ujarnya.

Dalam acara tersebut Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI hadir memberikan sambutan. “Terima kasih untuk peneliti yang bekerja dengan topik riset COVID-19, jika sebelumnya topik riset adalah alat kesehatan, berikutnya adalah sarana dan prasarana normal baru (new normal),” jelasnya. “Diharapkan produk riset seperti disinfektan, hand sanitizer, APD, dan alat-alat lain di LIPI bisa membantu interaksi pegawai bekerja tapi tetap terlindungi,” imbuhnya. 

“Prosedur normal baru bagi ASN LIPI adalah rata-rata pegawai sebanyak 20% diminta hadir, pembagian WFO (work from office) dan WFH diserahkan ke unit kerja masing-masing,” jelas Deputi. “Rapat online akan berlanjut, kegiatan berlanjut tapi tetap dalam protol kesehatan,” tambahnya. “Tugas kita sebagai ASN adalah bertugas untuk menghadapi hasil karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Deputi menyampaikan trik ABCDE selama masa pandemi COVID-19. A : Amati perkembangan Covid-19 dan teknologi yang ada dari rumah masing-masing. B : Belajar, inpirasi dari peneliti terbaik. C : Cari kolaborator sebanyak-banyaknya, saat bekerja di rumah lebih mudah untuk diskusi dalam dan luar negeri. D : Dengarkan masukan, jangan sungkan, baik dari junior maupun senior. E : Evaluasi seluruhnya, mungkin ada hal yang dianggap tidak bermanfaat untuk mengatasi COVID-19, namun ternyata bisa bermanfaat.

Perwakilan peneliti Andria Agusta turut menyampaikan pesan dalam rangka Idul Fitri. “Kita diminta oleh pemerintah untuk tidak berkumpul, tapi situasi tersebut diharapkan kita tidak jauh secara batin,” ujarnya. “Ada pengalaman baru seperti bapak-bapak pertama kali jadi imam tarawih, juga bersalam-salaman yang biasanya dilakukan ketika lebaran, tidak dilakukan,” ungkapnya. “Perihal thaun atau wabah menurut hadits adalah rahmat bagi orang beriman, penelitian COVID-19 sebagai ikhtiar kita,” tambahnya.

Acara selanjutnya adalah paparan dari Yenny Meliana, mengenai bagaimana kondisi normal baru di P2 Kimia LIPI yang dilanjutkan dengan diskusi. (adl)

ZONA INTEGRITAS