: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

LIPI Bikin Material Hijau Tingkat Lanjut


Administrator, 30 November 2009

JAKARTA - Material hijau (green material) bukan cuma karena ia berasal dari bahan alam yang bisa diperbarui. Ada setidaknya lima kriteria lain untuk sebuah material bisa disebut hijau. Mereka adalah efisiensi pemakaian sumber daya, dampak lingkungan, dampaknya bagi kesehatan manusia, efisiensi energi dan konsumsi air, serta durasi kegunaan. "Jadi, misalnya, material itu hanya bisa digunakan selama dua tahun. Tapi yang dari bahan bakar fosil bisa 20 tahun, material itu belum bisa disebut hijau," kata Agus Haryono, peneliti kimia polimer di Pusat Penelitian Kimia di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dalam lokakarya peresmian Pusat Riset Lanjutan dan Multidisiplin (ICIAR) LIPI, Kamis sore lalu. Dalam lokakarya itu, Agus memaparkan, perkembangan riset di bidang green advanced material. Dengan 31 jumlah riset dan instrumen untuk karakterisasi semacam high energy milling, scanning electron microscopy, nucleic magnetic resonance, serta photolitography, Agus mengungkapkan, LIPI menjadi lokomotif riset di bidang ini di Tanah Air. Beberapa riset yang sedang dikerjakan Agus dan teman-temannya di bidang green advanced material ini adalah pembuatan polyurethane dan bioplasticizer dari minyak kelapa sawit. Khusus plasticizer, zat aditif yang membuat plastik melentur tapi viskositas leleh dan tensile strength berkurang, saat ini masih didominasi oleh dioctyl phthalate (DOP). Bahan yang satu ini dikenal karsinogenik, mencemari darah, dan beracun untuk alat reproduksi pria. Plastik yang bisa terurai secara biologis juga dikerjakan LIPI bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional dan Departemen Perindustrian. "Plastik itu memiliki kemampuan terurai secara biologis pada minggu kedelapan," ujar Agus. Seluruhnya ada empat peneliti LIPI yang berbicara dalam lokakarya itu. Selain Agus, mereka adalah Adi Santoso dari Pusat Penelitian Bioteknologi, yang mengungkap perkembangan riset di bidang bioteknologi-biomedika, serta Andika Widya Pramono dari Pusat Penelitian Metalurgi tentang advanced material untuk aplikasi medis. Satu lagi, Ikrar Nusa Bakti, mengulas tentang pertahanan strategis. WURAGIL sumber: http://www.korantempo.com/

ZONA INTEGRITAS