Berita

Kimia Bahan Alam dan Farmasi


Administrator, 21 November 2016

Latar Belakang Pentingnya Penelitian Bahan Baku Obat:

1. Masih banyak kejadian penyakit di masyarakat Indonesia, antara lain: penyakit degeneratif dan infeksi.

2. BBO sebagian besar masih diimpor, sedangkan sumberdaya hayati yang berlimpah belum termanfaatkan secara optimal untuk BBO.


Tujuan/ Fungsi/ Sasaran Keltian:

Tujuan: untuk menemukan dan mengembangkan BBO dari tumbuhan, mikroba dan biota laut untuk penyakit degeneratif dan infeksi.

Fungsi: sebagai sarana membangun kompetensi dan sinergi di antara para peneliti di bidang penemuan dan pengembangan BBO.

Sasaran: memperoleh BBO untuk penyakit antibakteri, antikanker, antidiabetes, antidengue, antihiperkolesterolemia, dan antimalaria.

 

Kegiatan Penelitian Utama Kelti/ Sub Kelti disertai Deskripsi Singkat:

1. Subkeltian BBO Degeneratif Alami

Subkeltian ini melakukan kegiatan:
a. uji klinik ekstrak daun sukun sebagai fitofarmaka antidiabetes dan antikolesterol
b. pencarian antidiabetes dari biota laut
c. pengembangan Macaranga spp. sebagai antihiperkolesterolemia
d. formulasi sediaan herbal untuk antidiabetes

2. Subkeltian BBO Degeneratif Sintetik

Subkeltian ini melakukan kegiatan:
a. sintesis turunan butirolakton dari Aspergillus terreus untuk BBO antidiabetes
b. sintesis senyawa dimer turunan fenol untuk antiabetes

3. Subkeltian BBO Infeksi Alami

Subkeltian ini melakukan kegiatan:
a. pengembangan senyawa antimalaria alami
b. pengembangan obat herbal terstandar untuk antidengue
c. pengembangan mikroba endofitik biota laut sebagai antikanker
d. pengembangan biota laut sebagai antibakteri
e. pengembangan bahan baku obat antikanker alami

4. Subkeltian BBO Infeksi Sintetik

Subkeltian ini melakukan kegiatan:
a. pengembangan turunan andrografolida sebagai antimalaria
b. pengembangan turunan artemisinin sebagai antimalaria

 

Potensi Pengguna Penelitian Keltian:

1. Industri obat dalam negeri
2. Kementerian Kesehatan – RI
3. Masyarakat

ZONA INTEGRITAS