Berita

Jajaki Peluang Kerja Sama, Swiss Contact Kunjungi Pusat Penelitian Kimia


Administrator, 02 Agustus 2017

[Berita P2 Kimia, Serpong] Rabu siang (02/8), P2 Kimia menerima kunjungan dari Swiss Contact Perwakilan Indonesia. Swiss Contact merupakan lembaga swadaya masyarakat (NGO) asal Swiss yang berfokus untuk membantu peningkatan ekonomi masyarakat di negara-negara berkembang. Benedikt Mathis selaku project coordinator Swiss Contact Perwakilan Indonesia datang ke P2 Kimia untuk penjajakan kerjasama dalam rangka meningkatkan kualitas minyak atsiri. Kedatangan Ben, sapaan lelaki berkacamata tersebut diterima oleh Sujarwo, Ka. Sub Bid Kerjasama, Arief Setiawan, Ka. Sub Bid Pengelolaan Hasil Penelitian, Dr. Edi Iswanto Wiloso, peneliti senior LCA dan Dr. Anny Sulaswati, peneliti senior minyak atsiri. Di samping itu, turut hadir pula para anggota tim seperti Muryanto dan Egi Agustian.

“Kedatangan saya ke P2 Kimia dalam rangka penjajakan kerjasama untuk melakukan kajian LCA dan peningkatan kualitas teknologi pengolahan hasil perkebunan rakyat,” ujar Ben dalam perkenalan awalnya. Selanjutnya Ben memaparkan presentasi tentang Swiss Contact dan kegiatan-kegiatan apas saja yang telah dan sedang dikerjakan khususnya di Indonesia. 

“Swiss Contact telah lama bersama-sama dengan masyarakat untuk mengembangkan praktik pertanian yang baik. Sampai sekarang, melalui proyek kami, Swiss Contact memberikan pendampingan kepada petani coklat,“  lanjut Ben dalam pemaparannya.

Untuk memperkenalkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh P2 Kimia khususnya dalam kajian LCA dan pengembangan minyak atsiri, Dr. Edi Wiloso dan Dr. Anny Sulawasti memberikan pemaparannya. Pada kesempatan pertama, Dr. Edi Wiloso yang merupakan ketua tim penelitian LCA P2 Kimia memberikan pemaparannya.

“Kami melalui kelompok penelitian Kimia Lingkungan dan Biomassa memang memiliki konsen dalam penelitian LCA,” buka Edi dalam pemaparannya. Kemudian pria yang merupakan peneliti utama di P2 Kimia tersebut meneruskan presentasinya tentang apa saja kegiatan LCA yang telah dilakukan di P2 Kimia. Selain itu, Edi juga memberikan gambaran terkait aspek-aspek kajian LCA khususnya dalam pengolahan hasil perkebunan.

Berikutnya, diberikan pemaparan oleh Dr. Anny Sulaswati tentang teknologi-teknologi yang telah dikembangkan P2 Kimia dalam penyulingan minyak atsiri. Anny mengungkapkan bahwa P2 Kimia telah memiliki sejarah dan pengalaman yang panjang dalam pengembangan teknologi tersebut.

“Kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi penyulingan minyak atsiri di P2 Kimia bukan saja pada skala laboratorium. Bersama dengan stakeholder, kami melakukan pengembangan untuk skala industri. Seperti kegiatan kami di Pamengpeuk, Tasikmalaya, dan Banyumas, yang dapat dilihat pada gambar-gambar di slide saya,” papar Anny dalam presentasinya.

“Mudah-mudahan dengan pengalaman kami selama ini, P2 Kimia dapat mendorong upaya Swiss Contact berkontribusi positif di masyarakat,” tutup wanita yang merupakan peneliti utama di P2 Kimia tersebut.

Menjelang sore, pertemuan tersebut ditutup. Tidak lupa Sujarwo selaku Ka. Sub. Bid. Kerjasama menyampaikan bahwa P2 Kimia sangat terbuka untuk bekerjasama dengan Swiss Contact.

“Pada prinsipnya kami sangat menyambut baik untuk dapat melakukan kerjasama ini. Pembahasan lebih detail tentunya sangat diperlukan untuk menindaklanjuti inisiasi kerjasama ini,” ungkap Sujarwo menutup pertemuan tersebut. <SJW/P2 Kimia>

ZONA INTEGRITAS