: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

In memorian ( Prof Dr Sumardi)


Administrator, 20 Mei 2010

Dalam Rangka Hari Metrologi Internasional, Pusat Penelitian Kimia LIPI terkenang sosok penggiat metrologi kimia yaitu Prof Dr. Sumardi, berikut sekilas pandang mengenai beliau semasa hidupnya. Prof. Dr. Sumardi Pembawaannya yang selalu tenang, terlalu tenang malah bagi sebagian orang, sederhana dan sabar adalah sosok yang akan selalu dikenang dari Bapak Prof. Dr. Sumardi. Kegigihannya dalam merintis metrologi kimia di Pusat Penelitian Kimia - LIPI tidak pernah dapat diberhentikan oleh kecaman, ejekan, maupun pendapat orang, bahwa metrologi kimia adalah sesuatu yang terlalu ambisius dan mustahil untuk diterapkan di Indonesia. Penunjukkan Pusat Penelitian Kimia sebagai Designated Institute untuk metrologi kimia mewakili Indonesia di dunia internasional telah membuktikan bahwa segala usaha dan kegigihan Bapak Sumardi telah memberikan hasil. Kegigihannya dalam membuka jalan telah memberikan lapangan pekerjaan bagi kami yang ditinggalkan. Sosok yang penuh kerja keras, berdedikasi tinggi terhadap bidang yang ditekuninya, dan tak pernah lelah membimbing serta memotivasi peneliti-peneliti muda bidang metrologi kimia. Ibarat perumpamaan, macan mati meninggalkan jejak belangnya dan ilmuwan mati meninggalkan ilmu yang diwariskan pada anak didiknya. Prof. Dr. H. Sumardi layak diberi gelar Bapak Metrologi Kimia Indonesia atas jasa-jasanya menjadi perintis dan berkontribusi penuh di bidang metrologi kimia di scope international, regional dan khususnya Indonesia (Harry Budiman, peneliti). Sikapnya yang tenang dan santai tidak dapat menutupi semangatnya untuk bekerja (bahkan hingga akhir hayatnya). Seseorang yang selalu dapat diandalkan dan dipercaya (Rosi Ketrin, peneliti). Bagaikan kura-kura, perlahan tapi pasti (Yohanes Susanto, peneliti). Seorang yang pendiam, tapi dalam “diam”nya banyak hal yang dia lakukan untuk membantu semua orang (Hadi Pamungkas, teknisi). Seorang yang sangat tekun, konsisten serta disiplin di bidangnya sehingga pengetahuan yang beliau miliki dalam bidang kimia analitik dan metrologi kimia khususnya sangat komprehensif. Kebapakan, bijaksana serta penuh pertimbangan matang dalam memberikan saran-saran serta nasihat (Dyah Setyarini, peneliti). Sangat konsisten dan mendalami profesinya dalam bidang Kimia analisis anorganik (logam). Tempat kami bertanya dan selalu memberikan jawaban yang memuaskan. Beliau bekerja sangat teliti, sehingga sering kali untuk pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi, dikerjakannya sendiri tanpa minta bantuan orang lain (Nuryatini, peneliti). Ilmu-ilmu yang diajarkan dan konsistensinya dalam memperkenalkan Metrology in Chemistry telah mewarnai pikiran dan sikap hidup saya (Fitri Dara, peneliti). Dedikasi dan loyalitas Bapak dalam mengembangkan metrologi kimia adalah pilar yang berarti dalam IPTEK. Kami mengenang Bapak selalu (Anna Edy P., peneliti). Seorang peneliti yang perlu diteladani, tempat kami bertanya, pembimbing pada saat menjadi kandidat peneliti, dan tempat bertukar pikiran setelah jadi peneliti. Dalam kesehariannya selalu menolong semua orang dan membuat suasana lebih nyaman (Evita Boes, peneliti). Peneliti sejati, konsisten dengan bidang atau kegiatan penelitian yang ditekuni sehingga gelar professor sesuai dengan profesinya (Retno Yusiasih, peneliti). Sosok peneliti sejati, pribadi yang sederhana, seperti ilmu padi yang semakin lama semakin merunduk (Eka Mardika, teknisi). Sosok yang sangat sederhana dengan penampilan yang sangat bersahaja, tidak sombong dan terkesan cuek karena tidak suka berbasa-basi. Pengabdiannya di bidang penelitian patut dicontoh dan dilanjutkan oleh generasi-generasi muda (Eli Susilawati, teknisi). Seorang scientist sejati yang sampai sudah menjadi Prof riset pun beliau masih terjun ke lab, bahkan pada saat meninggal pun sedang bertugas (Tina Rosmalina, teknisi). Peneliti sejati yang rendah hati yang patut dijadikan panutan (Christine Elishian, peneliti) Seorang bapak dan seorang guru yang baik, dapat menuntun dalam soal pekerjaan laboratorium, meskipun dalam keadaan sibuk apapun, kita dapat bertanya soal apa saja dan beliau dapat menjawabnya, ibarat perpustakaan berjalan (Dedeh Maklupah, teknisi). Pembimbing dan guru saya, hingga saya menjadi penyelia. Saya merasa kehilangan untuk bertanya sebagai narasumber di bidang kimia analitik (Busro, teknisi). Sosok yang sangat bijaksana, beliau selalu memperhatikan nasib bawahannya walaupun tidak pernah ada hubungan kerja dan pribadi yang ramah selalu tersenyum dan menyapa walaupun berada di luar kantor. Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisiNya (Maya, teknisi). Baik, perhatian, tidak pernah marah. Selalu memberikan yang terbaik buat saya (Titin Rosidah, administrasi). Banyak memberikan ilmu kimia yang bermanfaat (M. Yusuf, teknisi). Baik hati dan tidak pernah marah. Walaupun marah, diperlihatkan secara halus. Tidak pernah lupa untuk memberikan hadiah lebaran (Sunarto, laboran). Walaupun baru beberapa kali bertemu dan hanya satu kali berbincang lama, namun sudah cukup bagi saya menggambarkan bahwa bapak adalah sosok yang sangat inspiratif dan low profile. Benar-benar sosok ilmuwan sejati (Eka Dian, peneliti). “Diskusi pakai sms saja ya, jangan telp saya masih di bandara suaranya kurang jelas" Teringat sebuah sms dari Prof Sumardi. Begitu low profile, siap berbagi ilmu setiap saat, sangat menghargai waktu dan penuh dedikasi, merupakan serangkaian keteladanan yang patut ditiru (Oman Zuas, peneliti). Tekun dan on-time adalah pelajaran yang didapatkan dari Bapak (Wahyuni, administrasi). Kepergian almarhum sungguh mengagetkan dan menyedihkan bagi kami semua. Beliau adalah asset yang tidak tergantikan, sosok peneliti yang luar biasa, tekun, teliti, dan pekerja keras sampai akhir hayatnya. Selamat jalan Pak Mardi, semoga kami dapat melanjutkan perjuangan Bapak di dunia kimia analitik dan sanggup mempertahankan prestasi yang telah bapak raih baik di lingkup nasional maupun internasional (Wuryani, peneliti). Selamat jalan Bapak Peneliti sejati. Terimakasih atas semua ilmu yang telah diberikan (Willy Cahya, teknisi). Terimakasih banyak atas peletakan dasar metrology untuk bidang Kimia Analitik dan Standar (Andreas, peneliti). Orang bijak mengatakan, “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama.” Hidup ini hanya sekali, satu kali untuk ‘berarti’ (Julia Kantasubrata, peneliti).

ZONA INTEGRITAS