Berita

Fasilitas


Administrator, 17 Januari 2017

Berikut adalah beberapa sarana dan prasarana penelitian di Pusat Penelitian Kimia LIPI :

1. Nuclear Magnetic Resonance 

 

Spektroskopi resonansi magnetik nuklir, yang paling umum dikenal dengan spektroskopi NMR adalah teknik analisis yang memanfaatkan sifat magnetik inti atom tertentu. Jenis spektroskopi ini menentukan sifat fisik dan kimia dari atom atau molekul di dalamnya. Medan magnet intramolekuler di sekitar atom dalam molekul mengubah frekuensi resonansi, sehingga memberikan akses ke rincian struktur elektronik molekul dan gugus fungsi. Saat ini, Pusat Penelitian Kimia LIPI memiliki spektrometer NMR 500 Hz (JEOL, JNM ECA 500).

 

2. Surface Area Analyzer

Surface Area Analyzer digunakan untuk menentukan luas permukaan material, distribusi pori dari material dan isotherm adsorpsi suatu gas pada suatu bahan. Laboratorium Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi instrumen Surface Area Analyzer dengan resolusi 0,01 m2/g (nitrogen unit) atau 0,001 m2/g (krypton unit).

 

3. Laboratorium Analisa

Laboratorium Pusat Penelitian Kimia LIPI telah terakreditasi SNI ISO/IEC 17025:2008 oleh KAN dengan nomor LP-767-IDN. Jenis layanan yang tersedia dan tarifnya dapat dilihat disini PP Tarif PNBP.

 

4. Instrumen GC-MS

GCMS

Kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) adalah metode analisis yang menggabungkan fitur kromatografi gas dan spektrometri massa untuk mengidentifikasi zat yang berbeda dalam sampel uji. Aplikasi GC-MS meliputi deteksi obat, investigasi kebakaran, analisis lingkungan (pestisida), investigasi bahan peledak, dan lain-lain. Laboratorium Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan GC-MS (Agilent 7890B dengan MSD 5977 A).

 

5. Instrumen LC-MS

LCMS

Kromatografi cair-spektrometri massa (LC-MS) adalah teknik kimia analitik yang menggabungkan kemampuan pemisahan fisik kromatografi cair atau liquid chromatography dengan kemampuan analisis massa spektrometri massa (MS). Teknik tandem ini dapat digunakan untuk menganalisis senyawa biokimia, organik, dan anorganik yang umum ditemukan pada sampel kompleks asal lingkungan dan biologi. Oleh karena itu, LC-MS dapat diterapkan di berbagai sektor termasuk bioteknologi, pemantauan lingkungan, pengolahan makanan, dan industri farmasi, agrokimia, dan kosmetik.

 

6. Mini Plant

Mini Plant

Miniplant digunakan antara lain untuk uji coba perbesaran produksi hasil penelitian kimia. Fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan oleh mitra (instansi pemerintah maupun industri/swasta) sesuai dengan mekanismen berdasarkan peraturan yang berlaku.

 

7. Instrumen HPLC

HPLC

High Performance Liquid Chromatography digunakan untuk pemisahan senyawa organik, senyawa tidak mudah menguap (non-volatil) dari komponen sampel secara kualitatif dan kuantitatif. 

 

8. Instrumen FTIR

 

Spektroskopi Inframerah Fourier Transform (FTIR) adalah teknik analisis yang digunakan untuk mendapatkan spektrum inframerah penyerapan atau emisi dari zat padat, cair atau gas. Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan instrumen FTIR (Shimadzu, IR Prestige-21) dengan rentang ukur 351-4500 cm-1 (MID).

 

9. Instrumen LC-MS/MS

Kromatografi Cair-Spektrometri Massa  (LC-MS/MS) adalah teknik analisis yang sangat sensitif dan spesifik yang dapat menentukan identitas dan konsentrasi senyawa di dalam sampel pada konsentrasi rendah (1 ppm). Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan instrumen LC-MS/MS (Waters, Acquity UPLC I-Class dengan Xevo G2-XF QTof).

 

10. Simultaneous Thermal Analysis

Thermal Analysis merupakan teknik pengukuran sifat-sifat fisik dan kimia material sebagai fungsi suhu misalnya entalpi, kapasitas panas, dan perubahan massa. Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan instrumen Thermal Analysis (Linseis, STA PT 1600) dengan akurasi 10 µg dan 1/20 K.

 

11. Particle Size Analyzer 

Particle Size Analyzer (PSA) digunakan untuk menentukan kisaran ukuran dan/atau ukuran rata-rata partikel dalam sampel serbuk atau cairan. Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan PSA (Horiba, SZ-100) dengan rentang ukur 0,3 nm sampai 8 µm (ukuran partikel); -200 mV sampai 200 mV (zeta potential); dan 1x103 sampai 1x107 g/mol (berat molekul). 

 

12. Instrumen Chemisorb

Alat ini digunakan untuk analisa Temperature Programmed Desorption (TPD), Temperature Programmed Reduction (TPR), Temperature Programmed Oxidation (TPO), perhitungan surface area, dan pulse chemisorption. Laboratorium Pusat Penelitian Kimia LIPI dilengkapi dengan instrumen ChemiSorb 2750 (Micromeritics, USA).

ZONA INTEGRITAS