Berita

Diskusikan Riset, Sivitas Tsukuba University Kunjungi Peneliti P2 Kimia LIPI


Administrator, 25 Juli 2017

[Berita P2 Kimia, Serpong] Selasa pagi (25/07), sebuah mobil MPV putih berhenti di lobi P2 Kimia, Kawasan Puspiptek Serpong. Sebanyak enam orang berwajah khas Asia Timur keluar dari mobil dan disambut oleh Ka Sub Bid Kerjasama P2 Kimia, Sujarwo. Mereka adalah tamu dari Tsukuba University-Jepang yang terdiri dari tiga profesor dan empat mahasiswanya. Satu dari mahasiswa tersebut adalah Hakikie Melanie, peneliti muda P2 Kimia LIPI yang tengah mengambil studi doktoral.

Prof. Mitsutoshi Nakajima selaku pimpinan dan rombongan kemudian dipersilakan untuk menuju ruangan Kepala P2 Kimia guna beramah-tamah dengan pimpinan P2 Kimia, Dr. Agus Haryono. Setelah ramah-tamah, para tamu dipersilakan untuk menuju ruang rapat lantai 2 yang disana sudah menanti para koordinator penelitian, peneliti senior, dan peneliti junior P2 Kimia.

Untuk mengawali acara kunjungan selama setengah hari itu, Kepala P2 Kimia menyampaikan sambutan sekaligus pemaparan terkait profil instansi yang dipimpinnya.

“Selamat datang saya ucapkan kepada kolega dari Tsukuba di P2 Kimia. Sebuah kehormatan bagi P2 Kimia mendapat kunjungan ini. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk dapat melakukan kolaborasi antara LIPI dengan Tsukuba University,” ungkap Agus mengawali sambutan dan pemaparannya.

“P2 Kimia sebagai bagian dari LIPI merupakan satuan kerja dengan fokus utama melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kami memiliki beberapa kelompok penelitian, mulai dari food and analytical chemistry sampai dengan biomass and enviromental chemistry,” lanjut pria yang dari sarjana sampai doktoralnya ditempuh di Jepang tersebut. Lalu Agus memberikan pemaparan lebih detail tentang profil P2 Kimia, kegiatan-kegiatan penelitian, dan hasil-hasil apa saja yang sudah diperoleh P2 Kimia selama ini.

Selanjutnya, Prof. Mitsutoshi Nakamija selaku ketua rombongan dipersilakan untuk memberikan pemaparan terkait profil Tsukuba University khususnya Food and Seawed Science and Engineering Research Group tempatnya memimpin kelompok penelitian tersebut.

“Saya selaku pimpinan rombongan menyampaikan terimakasih atas sambutan yang hangat dari P2 Kimia. Saya bersama Prof. Sosaku Ichikawa, Prof. Kiyokazu Ujiie, dan empat mahasiswa saya Yuki Maruyama, Sota Matsumoto, Satoshi Matsumoto dan Hakikie Melanie sedang dalam rangkaian kunjungan kami ke Indonesia. Instansi yang sudah kami kunjungi adalah P2 Oseanografi LIPI, sekarang ke P2 Kimia dan selanjutnya ke Universitas Hassanudin Makassar,” terang Nakajima dalam pemaparan awalnya. Nakajima kemudian memberikan pemaparan tentang Tsukuba University dan kegiatan-kegiatan penelitian yang beliau lakukan bersama dengan tim. Dalam presentasinya, pria berkacama tersebut juga menjelaskan tentang teknologi-teknologi yang telah dikembangkan oleh universitasnya dalam bidang pangan.

Untuk memperkenalkan kegiatan penelitian pangan di P2 Kimia, Zatil Athaillah, peneliti dari kelompok penelitian pangan dan kimia analitik kemudian memberikan pemaparannya. “Saya mewakili kelompok penelitian pangan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran koordinator kelompok penelitian kami karena ada kegiatan lain. Keltian pangan telah mengembangkan makanan fungsional (functional food). Kami juga mencoba melakukan inovasi dengan membuat eskrim berbahan baku tempe. Hal ini dilakukan supaya anak-anak penyuka eskrim memperoleh manfaat dari kandungan gizi tempe,” ungkap Zatil dalam presentasinya. Kemudian dia memaparkan rencana kegiatan kelompok penelitian pangan sampai dengan 2019.

Selain kelompok penelitian pangan, diberikan juga pemaparan tentang penelitian biomassa oleh koordinator kelompok penelitian Biomassa dan Kimia Lingkungan P2 Kimia, Dr. Haznan Abimanyu. Dalam presentasinya, Haznan memberikan informasi tentang kegiatan apa saja yang sudah dilakukan P2 Kimia khususnya dalam pemanfaatan biomassa untuk energi. Pria yang merupakan peneliti senior tersebut juga memaparkan kegiatan pengembangan bioetanol generasi ke-2 berbahan baku tandan kosong kelapa sawit. “Kami melakukan kerjasama dengan KIST-Korea melalui KOICA dalam pengembangan teknologi pembuatan bioetanol. Saat ini, penelitian bioetanol di P2 Kimia juga merupakan salah satu Pusat Unggulan Iptek binaan Kemenristekdikti,” papar Haznan dalam kesempatan tersebut.

Setelah sesi pemaparan, berikutnya dilakukan tanya-jawab dari kedua belah pihak untuk menggali lebih dalam kegiatan penelitian masing-masing. Nampak begitu antusias para peserta kunjungan tersebut dalam melakukan tanya-jawab. Hadir dalam sesi diskusi tersebut diantaranya Prof. M Hanafi, koordinator kelompok penelitian bahan alam dan farmasi P2 Kimia, Dr. Anny Sulaswati, peneliti utama yang juga melakukan penelitian pangan. Selain itu, para peneliti madya dan peneliti muda dari berbagai kelompok penelitian di P2 Kimia. Sebelum melakukan kunjungan ke beberapa laboratorium sebagai akhir dari rangkaian kunjungan, dilakukan penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah pihak dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Kemudian rombongan dari Tsukuba University berkeliling melihat fasilitas-fasilitas yang dimiliki oleh P2 Kimia, baik laboratorium maupun fasilitas lainnya. Menjelang tengah hari, rangkaian acara kunjungan berakhir dengan ramah-tamah dan jamuan makan siang di ruang rapat Utama P2 Kimia. <SJW/p2kimia>

ZONA INTEGRITAS