Berita

Diskusikan Biofuel, Delegasi Republik Korea dan ASEAN Kunjungi Pusat Unggulan Iptek Bioetanol G2 di P2 Kimia


Administrator, 02 Maret 2018

[Berita P2 Kimia, Serpong] The 2nd Seminar of Biofuel and IP Policy Consultation yang diadakan oleh KIPA dan LIPI berlangsung di Jakarta dari Selasa (27/2) sampai Kamis (1/3). Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, di hari ketiga, Kamis (1/3) para peserta mengunjungi Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Bioetanol G2 - Pusat Penelitian Kimia LIPI di Kawasan PUSPIPTEK Serpong. Kunjungan diterima oleh Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI, Dr. Eng. Agus Haryono.

“Indonesia adalah negara besar yang memiliki sumber daya biomassa yang melimpah sebagai bahan baku untuk produksi bioethanol generasi ke 2. Selain itu, Bioetanol adalah bahan bakar alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan,” terang Agus Haryono, dalam sambutannya. Kemudian, Agus memaparkan gambaran tentang pusat penelitian yang dipimpinnya serta kegiatan-kegiatan apa saja yang sedang dan telah dilakukan.

Pada kesempatan tersebut Dr. Haznan Abimanyu selaku peneliti senior bidang energi biomassa menjelaskan hasil-hasil riset dan pengembangan Bioetanol G2 yang sudah dicapai oleh Pusat Penelitian Kimia LIPI. Dalam presentasinya, Haznan memaparkan sejarah pengembangan bietanol G2 di Pusat Penelitian Kimia serta proses yang terjadi dari mulai bahan baku sampai dengan diperoleh bioetanol. Presentasi yang bertempat di Pilot Plant Bioetanol G2 berlangsung dengan interaktif meskipun diiringi guyuran hujan yang sangat lebat di Serpong.

“Kami telah berhasil mengembangkan proses pembuatan bioetanol berbahan baku tandan kosong sawit (TKS) dengan kapasitas 160 liter/ton TKS. Bioetanol yang dihasilkan memiliki konsentrasi 99,5% yang siap digunakan untuk bahan bakar pengganti bensin,” ungkap Haznan kepada peserta yang datang dari 10 negara anggota ASEAN dan Republic of Korea (ROK).

“Pilot plant bioetanol G2 kami merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia dan menjadi bench-mark untuk proses produksi bioetanol berbasis lignoselulosa. Selain itu kami juga mengembangkan produk-produk samping untuk meningkatkan nilai ekonomi proses produksi bioetanol,” lanjut pria yang merupakan peneliti madya di Pusat Penelitian Kimia LIPI tersebut.

Sebagai informasi, Pusat Penelitian Kimia LIPI telah memiliki paten-paten terkait produk samping pengembangan bioetanol G2. Paten tersebut seperti karbon aktif dari lignin, senyawa antioksidan glutathione untuk kosmetik, dan proses pengolahan limbah bioetanol. Paten-paten yang dihasilkan dikelola oleh Pusat Inovasi LIPI sebagai aset Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan terus diupayakan untuk dapat digunakan oleh industri.

Melimpahnya biomassa, khususnya lignoselulosa di Indonesia membuka kesempatan besar terwujudnya bahan bakar yang dapat terbarukan dan ramah lingkungan. Oleh karena itu Pusat Penelitian Kimia LIPI terus mengembangkan riset-riset bioefuel berbahan baku biomassa yang lebih cost-effective. Melalui kunjungan peserta The 2nd Seminar of Biofuel and IP Policy Consultation diharapkan terjalin kolaborasi antar negara ASEAN dan Republik Korea dalam penelitian dan pengembangan biofuel. <mrt&sjw; p2 kimia>

 

Berita terkait:

http://lipi.go.id/siaranpress/Delegasi-Korea-ASEAN-Kunjungi-LIPI-Terkait-Bioetanol-Generasi-ke-2/19992

http://lipi.go.id/berita/Bioetanol-Generasi-ke-2-LIPI-Sumber-Energi-Baru-dari-Limbah-Kelapa-Sawit/20037

http://voinews.id/index.php/component/k2/item/858-lipi-successfully-develops-bioethanol-as-fuel-substitute

http://rri.co.id/post/berita/497224/teknologi/delegasi_koreaasean_kunjungi_lipi_terkait_bioetanol_generasi_ke_2.html

http://www.mirajnews.com/2018/03/delegasi-korea-asean-kunjungi-pusat-penelitian-kimia-lipi.html

http://www.mirajnews.com/2018/03/lipi-berhasil-kembangkan-bioetanol-berbahan-baku-tandan-kosong-sawit.html

ZONA INTEGRITAS