Berita

Dipandu Narji, Siswa-Siswi Antusias Belajar Kimia Seru di Ajang PIF


Administrator, 01 Oktober 2017

[Berita P2 Kimia, Serpong] Dalam rangka memeriahkan PUSPIPTEK Innovation Festival (PIF) yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK), P2 Kimia berkesempatan menampilkan ‘Kimia Seru’. Acara berlangsung pada Sabtu (30/09/2017) dengan pembawa acara Narji, host sekaligus pelawak kondang yang sering muncul di stasiun televisi. ‘Kimia Seru’ diisi dengan demo pembuatan sabun dan biodiesel. Hadir sebagai narasumber yaitu Beuna Bardant, peneliti P2 Kimia.

Acara yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut diikuti oleh ratusan siswa-siswi TK, SD, dan SMP sampai dengan pengajar. Dibuka oleh Narji, para peserta nampak begitu antusias untuk mengikuti ‘Kimia Seru’. Meskipun harus duduk lesehan tetapi senyum dan tawa bahagia terpancar dari siswa-siswi yang berasal dari sekolah di sekitar Kawasan PUSPIPTEK.

“Selamat pagi adik-adik, siapa di sini yang suka belajar kimia? Kalo Kak Narji dulu waktu sekolah suka banget pelajaran kimia lho. Suka dapet nilai jelek maksudnya,” buka Narji mengawali acara ‘Kimia Seru’. Pesera pun sontak tertawa mendengar lawakan-lawakan yang dilemparkan oleh Narji.

Kemudian, Beuna Bardant memberikan pemaparan terkait apa yang akan didemonstrasikan dalam kegiatan ‘Kimia Seru’ kali ini. “Nah adik-adik, pagi ini kita akan praktek membuat sabun batang dan biodiesel. Kakak percaya kalo semua orang pasti membutuhkan sabun baik untuk mandi, mencuci baju, dan cuci tangan. Sehingga pengetahuan bagaimana cara membuat sabun pastinya akan bermanfaat untuk adik-adik semua. Selain bahan-bahan yang mudah didapat, kakak juga mencoba untuk membuatnya dari peralatan-peralatan yang sederhana. Contohnya yang dapat adik-adik lihat di depan ini,” ungkap Kak Beuna membuka kegiatan di pagi yang cerah itu.

Narji lalu memanggil perwakilan dari peserta untuk membantu Kak Beuna melakukan percobaan. Begitu diminta, para peserta banyak yang menawarkan diri untuk membantu percobaan pembuatan sabun dan biodiesel. Kemudian dipilihlah dua orang perwakilan dari peserta yaitu Adit dan Naila. Keduanya nampak begitu senang dapat berpartisipasi aktif dalam praktikum tersebut.

“Untuk membuat sabun dan biodiesel bahan dasarnya sama, yaitu minyak nabati,” papar Beuna menjelaskan bahan-bahan pada praktikum tersebut. Lalu, Beuna menjelaskan secara lebih rinci bagaimana proses pembuatan sabun dan biodiesel. Dengan dibantu oleh Adit dan Naila, pria yang merupakan peneliti muda di P2 Kimia tersebut memulai praktikum.

Disela-sela percobaan, Narji membagi-bagikan doorprize kepada peserta yang dapat menjawab pertanyaan. “Ayo, siapa yang bisa menyebutkan jenis-jenis sabun?” Narji mencoba melempar pertanyaan kepada peserta. Para peserta pun mengacungkan jari mereka guna menjawab pertanyaan. Lantas dipilihlah seorang peserta untuk maju menjawab pertanyaan. Dapat menjawab pertanyaan dengan tepat, peserta tersebut pun mendapatkan doorprize.

Proses pembuatan sabun dan biodiesel pun selesai. Beuna meminta kepada Adit untuk mencetak sabun yang sudah dibuat. Selain itu, seorang peserta juga diminta untuk menguji biodiesel yang diproleh. Dengan menyemprotkannya pada api, nampak biodiesel tersebut dapat membuat api menyala dengan terang.

“Jika kita bandingkan, pada saat api disemprot dengan minyak goreng, tidak membuat nyala api tersebut membesar. Tapi pada saat api disemprot dengan biodiesel yang tadi sudah kita buat, nyala api akan membesar. Ini terjadi karena perbedaan viskositas antara minyak goreng dengan biodiesel. Jadi dari pada proses pembuatan biodiesel tadi telah terjadi reaksi kimia yang mengubah minyak menjadi ester,” Beuna menjelaskan kepada seluruh peserta.

Di temui setelah acara, seorang peserta yang merupakan pengajar dari salah satu SMP swasta di Tangerang Selatan menyampaikan antusiasmenya terhadap acara tersebut. “Acara ini membuka cakrawala saya bahwa melakukan percobaan kimia ternyata dapat dilakukan dengan alat-alat yang sederhana. Saya nanti akan praktikan di sekolah supaya murid-murid lebih senang dalam belajar kimia,” ungkap pria yang sehari-hari mengajar bidang studi kimia. <SJW, P2 Kimia>

ZONA INTEGRITAS