: +62 (21) 7560929 | SMS : 0822-9830-5011 English Bahasa Kontak Intra Search

Berita

Ciptakan Peluang Kolaborasi Riset Teknik BRIN dan UGM Melalui Program Riset Terbuka


Administrator, 14 Januari 2022

Serpong, Humas BRIN. Dalam rangka membuka peluang kerja sama antara lembaga penelitian dengan perguruan tinggi, Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik Badan Riset dan Inovasi Nasional (OR IPT BRIN) melakukan pertemuan dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) pada Kamis (13/1) di Pusat Riset Kimia BRIN, Kawasan Puspiptek Serpong, Tangerang Selatan.

Acara yang bertema “Membangun Sinergi dalam Aktivitas Penelitian dan Pendidikan” ini dihadiri oleh Kepala Pusat Riset Fisika BRIN, Dr. Rike Yudianti, Kepala Pusat Riset Metalurgi dan Material BRIN, Prof. Nurul Taufiqu Rochman, serta perwakilan Pusat Riset Teknologi Pengujian BRIN, Dwi Mandaris, Ph.D., serta perwakilan dari FT UGM.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Riset Kimia BRIN, Dr. Yenny Meliana, menyatakan bahwa saat ini ada sembilan grup riset yang sedang dilaksanakan, antara lain kimia pangan, kimia analitik, dan kimia terapan. Yenny menyambut baik kolaboasi dengan UGM. “Di sini kami membuat apa yang sudah menjadi kolaborasi antara BRIN dan UGM menjadi ke arah yang lebih baik lagi ke depan dan terus berkolaborasi,” terangnya.

Prof. Selo, ST, MT, M.Sc, Ph.D, Dekan FT UGM, menyampaikan bahwa dirinya dan tim bertujuan membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan dan  penelitian. Baik melalui pengembangan SDM, kerja sama riset, maupun residensi, karena FT UGM juga mempunyai program Magister Sains. “Kami melihat dan mencari peluang-peluang, terutama di bidang penelitian yang kami kerjakan atau dikerjakan bersama dengan BRIN, agar efesiensi dan efektifitas penelitian di UGM menjadi yang terbaik,” ujar Selo.

Pbt. Direktur Manajemen Talenta, Arthur Ario Lelono, Ph.D, mengatakan kegiatan kerja sama antara OR IPT BRIN dan FT UGM ini merupakan langkah yang sangat tepat. “ Kerja sama kolaborasi riset ini bisa menjadi kendaraan untuk berbagi skema pendanaan riset, tidak hanya bagi periset BRIN, tetapi juga dosen dan peneliti dari perguruan tinggi. Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi SDM pada kedua institusi,” paparnya.

Menurut Arthur, terdapat skema pendanaan riset terbuka yang merupakan program kerja Kedeputian Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, yang mensyaratkan keterlibatan mahasiswa atau periset yang masuk kedalam program manajemen talenta BRIN untuk program S2 dan S3. “Ini kesempatan yang sangat baik, karena salah satu program BRIN skema kerja sama dari mitra, baik akademisi maupun industri. Seperti skema pendanaan multiyears yang mensyaratkan adanya sejumlah publikasi, serta berapa jumlah mahasiswa yang diluluskan,” pungkasnya. (jp, hrd/ ed: adl)

ZONA INTEGRITAS